Arti Kedutan Mata Kiri Atas, Kanan Bawah, Kiri Bawah, Kanan Atas menurut Islam dan Primbon, Arti Bersin, Arti Telinga Berdenging, Arti Tahi Lalat, Primbon Haid, dan Mitos Jawa

Senin, 29 Januari 2018

Hari Baik Potong Rambut menurut Islam, Primbon Jawa, dan Ilmu Fengshui

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Baik Potong Rambut - Ada sebuah kepercayaan yang turun temurun diwariskan dalam kebudayaan masyarakat kita. Kepercayaan tersebut terkait dengan adanya hari baik dan hari buruk untuk melakukan suatu aktivitas tertentu. Salah satunya adalah kepercayaan tentang hari baik untuk potong rambut dan kuku.

Menurut beberapa mitos dan rumor yang beredar, potong rambut dianggap sebagai suatu hal sakral yang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ada aturan dan hukum yang harus digunakan agar potong rambut yang dilakukan bisa memberikan kebaikan dan menjauhkan dirinya dari kesialan.

Nah, untuk Anda yang ingin mengetahui bagaimana aturan dan hukum tersebut agar bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, silakan simak pembahasan berikut ini sampai selesai.

Hari Baik Potong Rambut

Sedari dulu, perkara potong rambut memang sudah menjadi kelaziman yang dilakukan setiap budaya di dunia. Tak heran bila kemudian masing-masing budaya memiliki sudut pandangnya sendiri dalam mengulik perihal hukum dan hari baik potong rambut menurut kepercayaan yang dianutnya.

Hari Baik Potong Rambut Dari banyaknya budaya yang berkembang di dunia, pada kesepatan kali ini kami hanya akan mengulas hari baik potong rambut menurut 3 perspektif atau sudut pandang. Ketiganya yaitu dari sudut pandang ilmu islam, dari perspektif primbon Jawa, dan dari perspektif ilmu Fengshui, China. Ketiga perspektif tersebut telah kami ulas satu per satu sebagaimana berikut.

1. Hari baik potong rambut menurut Islam

Menurut pendapat Imam Syafi’i, hari baik potong rambut, kuku, dan bulu adalah hari Jumat. Lebih lanjut, memotong rambut, kuku, dan bulu (termasuk jenggot, ketiak, kumis, dan bulu kemaluan) pada hari tersebut juga memiliki nilai amalan sunnah. Akan tetapi, menurut pendapat imam-imam yang lain, sebenarnya kita bisa melakukan hal yang sama di hari-hari lainnya karena tidak ada larangannya dalam syariat Islam.

Yang tidak dibolehkan dalam Islam terkait hukum potong rambut adalah melakukan potong rambut, kuku, dan bulu melebihi 40 hari dari kegiatan yang sama pada waktu sebelumnya. Larangan ini seperti yang tercantum dalam Hadist Riwayat Muslim dan Tirmidzi berikut:

Waktu untuk memotong kumis dan kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan hendaknya tidak melebihi 40 hari (HR. Muslim dan Tirmidzi).

2. Hari baik potong rambut menurut Primbon

Leluhur kita yang menguasai Nusantara pada masa silam juga memiliki pandangan tersendiri terkait hari baik potong rambut. Meskipun tidak sepenuhnya dihasilkan dari pemikiran pribumi sendiri, melainkan ada sumbangsih pemikir ulama Islam Moderat, namun pandangan tentang hari baik potong rambut ini cukup banyak diyakini masyarakat saat ini.

Berdasarkan pandangan primbon, setiap hari memiliki nilai tersendiri bila digunakan untuk memotong rambut, kuku, dan bulu. Pandangan primbon Jawa tersebut sama seperti yang tercantum dalam kitab Hasyiyah Bajuri ala Bin Qasim Al Ghuzzi yang isinya sebagaimana berikut:

  1. Potong rambut pada hari Senin menjadikan lebih alim (pintar) dan fadil (utama).
  2. Potong rambut pada hari Selasa menjadikan kebinasaan sehingga harus dijauhi.
  3. Potong rambut pada hari Rabu menjadikan buruk akhlak dan kebiasaannya.
  4. Potong rambut pada hari Kamis menjadikan rezeki dan kekayaan.
  5. Potong rambut pada hari Jumat menjadikan kebermanfaatan ilmu dan kesantunan.
  6. Potong rambut pada hari Sabtu menjadikan penyakit yang menggerogoti tubuh.
  7. Potong rambut pada hari Minggu menjadikan hilang keberkahan.


3. Hari baik potong rambut menurut Fengshui

Dalam pandangan ilmu fengshui, pemilihan hari baik potong rambut ditinjau dari penanggalan kalender China. Artinya, kita dianjurkan untuk memotong rambut, kuku, dan bulu hanya pada tanggal-tanggal tertentu yang memiliki nilai baik, misalnya tanggal 1, 3, 4, 6, 7, 8, 15, 16, 24, 26, 29, dan 30. Nilai dari masing-masing tanggal tersebut bisa Anda baca di liefengshui.com. http://liefengshui.com/hari-baik-potong-rambut-menurut-fengshui/

Nah, bagaimana menurut Anda? Setelah mengetahui pandangan tentang hari baik potong rambut, kuku, dan bulu dari beberapa budaya dan keyakinan, pandangan manakah yang akan Anda ikuti? Karena kebanyakan kita adalah Muslim, tentu akan lebih utama bila kita mengikuti sunnah bukan? Semoga bermanfaat!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Terkait : Hari Baik Potong Rambut menurut Islam, Primbon Jawa, dan Ilmu Fengshui