Arti Kedutan Mata Kiri Atas, Kanan Bawah, Kiri Bawah, Kanan Atas menurut Islam dan Primbon, Arti Bersin, Arti Telinga Berdenging, Arti Tahi Lalat, Primbon Haid, dan Mitos Jawa

Minggu, 28 Januari 2018

Hitungan Hari Baik Pindah Rumah menurut Primbon Jawa dan Ilmu Kejawen

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Baik Pindah Rumah - Dalam kepercayaan leluhur orang tua zaman dulu, perkara pindah rumah tidaklah sekedar dianggap sesuatu yang sederhana. Pindah rumah menurut budaya Jawa, bukan berarti hanya memindahkan perabotan rumah tangga dari suatu tempat ke tempat lain, tetapi juga bisa dianggap sebagai berpindahnya segala hubungan pemilik rumah dengan keadaan spiritualis dirinya ke tempat yang berbeda.

Karena hal itu, maka saat seseorang hendak pindah rumah atau kontrakan sekalipun, maka dia diharuskan untuk memilih tanggal dan hari yang baik untuk mulai mengangkut barang perabotannya. Jika tidak, bisa saja dia akan memilih hari pindah rumah yang akan membuatnya mengalami banyak kesulitan saat sudah menempati rumah barunya, seperti terserang penyakit, kesulitan rezeki, kehidupan rumah tangga yang rusak, hingga kematian.

Nah, bila kebetulan dalam waktu dekat ini Anda berencana untuk pindah rumah dan ingin mengetahui hari baik pindah rumah untuk keluarga Anda, simaklah pemaparan berikut ini. Dengan membaca semua pemaparan berikut, diharapkan nantinya Anda bisa memilih sendiri hari baik untuk melangsungkan rencana Anda.

Hari Baik Pindah Rumah

Dalam mitologi Jawa, dikenal adanya istilah Nogo Taun. Nogo taun atau naga tahun adalah perlambang keburukan dari arah suatu mata angin berdasarkan bulan-bulan tertentu dalam satu tahun penanggalan Jawa.

Hari Baik Pindah Rumah Nogo taun berada di arah Timur pada awal tahun Jawa (bulan Suro atau Muharram) dan berpindah setiap 3 bulan ke arah Selatan, Barat, dan Utara, hingga akhirnya kembali lagi ke Timur pada awal tahun berikutnya. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan letak nogo tahun berdasarkan arah mata angin dan bulan Jawa setiap tahunnya pada gambar di atas.

Saat hendak melakukan pindah rumah ke suatu arah mata angin tertentu, kita dianjurkan untuk menghindari bulan-bulan saat nogo tahun berada di arah tersebut. Misalnya, saat hendak pindah ke rumah baru yang letaknya berada di timur, maka kita tidak boleh pindah pada bulan Suro, Safar, ataupun Mulud. Begitu seterusnya.

1. Pindah rumah ke arah Timur

Jika rumah baru yang akan kita tinggali letaknya ada di arah timur dari rumah yang lama, kita dianjurkan untuk pindah pada bulan Rajab, Ruwah, dan Puasa.

Pada bulan-bulan tersebut, naga tahun berada di arah Barat, sehingga kepindahan kita ke arah timur membuat kita menjauhi sang naga taun. Kepindahan seperti ini diharapkan membuat kita bisa menjauhi segala keburukan dan menciptakan rasa nyaman saat menghuni rumah baru.

2. Pindah rumah ke arah Selatan

Jika rumah baru yang akan ditinggali, letaknya ada di arah Selatan dari rumah Anda yang lama, maka kita dianjurkan untuk memulai pindah rumah pada bulan Syawal, Hafidz, atau Besar. Pada bulan-bulan tersebut, naga tahun sedang berada di Utara, sehingga kepindahan Anda ke arah Selatan membuat Anda menjauhi keburukan-keburukan yang dimiliki sang naga tahun.

3. Pindah rumah ke arah Barat

Begitupun saat hendak pindah ke Barat, kita dianjurkan memulai kepindahan tersebut pada bulan Suro, Safar, atau Mulud, tepat di mana nogo taun sedang berada di Timur. Dengan menjauhi keberadaan nogo tahun, diharapkan kita bisa menempati rumah baru dengan penuh kenyamanan tanpa gangguan. Anda bisa memilih salah satu hari di antara 90 hari yang ada di 3 bulan tersebut, kecuali pada hari 1 Suro.

4. Pindah rumah ke arah Utara

Dan terakhir, jika rumah baru berada di arah Utara, maka dianjurkan untuk pindah pada bulan Bakda Mulud, Jumadil Awal, atau Jumadil Akhir. Hari baik pindah rumah bisa dipilih pada salah satu hari di antara ke tiga bulan tersebut.

Pindah Rumah dalam Kondisi Terpaksa

Ada kalanya, karena alasan tertentu seseorang ingin pindah rumah dilaksanakan dengan segera. Padahal, sang naga tahun letaknya masih berada di arah yang sama dengan arah kepindahan rumah. Bila kepindahan semacam ini dipaksakan, maka tentunya akan membuat kepindahan tersebut memberikan efek buruk.

Untuk menyiasatinya, orang tua zaman dulu menganjurkan beberapa syarat. Pertama, saat keluar dari rumah lamanya seseorang harus melewati pintu belakang, dan saat memasuki rumah baru, ia juga harus masuk dari pintu belakang. Syarat ini dilakukan hanya 1 kali saat awal mengangkut dan memasukan barang.

Entah benar atau tidak, syarat tersebut mungkin bisa menjadikan ketentraman hati bagi Anda yang terpaksa pindah rumah di hari yang salah.

Nah, itulah panduan untuk memilih hari baik pindah rumah menurut tuntunan primbon Jawa. Anda boleh mengabaikan panduan ini, tapi agar lebih tenang dan budaya kita tetap lestari, ada baiknya Anda mengamalkannya dengan sepenuh hati. Semoga bermanfaat!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Terkait : Hitungan Hari Baik Pindah Rumah menurut Primbon Jawa dan Ilmu Kejawen